Banyak pemilik motor Honda menganggap bahwa semua model pasti irit bensin, apalagi yang sudah menggunakan teknologi PGM-FI.
Memang benar, motor Honda seperti Honda Beat atau Honda Vario 125 dikenal hemat BBM.
Namun, jika pemakaian dan perawatannya salah, motor bisa jadi jauh lebih boros dari seharusnya.
(Baca artikel sebelumnya: Tips Servis Berkala Motor Honda agar Konsumsi BBM Tetap Irit).
Membuka gas terlalu cepat membuat bensin yang masuk ke ruang bakar lebih banyak.
Kebiasaan ini sering dilakukan saat ingin menyalip atau berangkat terburu-buru.
Solusi:
Gunakan akselerasi bertahap dan stabil. Selain lebih hemat, mesin juga lebih awet.
Banyak pengendara yang langsung tancap gas tanpa memanaskan mesin terlebih dahulu.
Akibatnya, pembakaran awal kurang optimal dan bensin terbuang sia-sia.
Solusi:
Panaskan mesin ±1–2 menit sebelum berkendara, terutama saat pagi atau cuaca dingin.
Motor matic maupun bebek punya kapasitas beban ideal. Jika terlalu berat, mesin akan bekerja ekstra dan bensin cepat habis.
Solusi:
Batasi beban sesuai rekomendasi pabrikan, biasanya maksimal 150–180 kg termasuk pengendara.
Oli yang kotor membuat gesekan antar komponen mesin lebih besar. Mesin bekerja lebih keras, otomatis bensin jadi boros.
Solusi:
Ganti oli setiap 2.000–2.500 km atau 2–3 bulan sekali.
Saringan udara yang tertutup debu menghambat aliran udara, membuat pembakaran tidak sempurna.
Solusi:
Bersihkan atau ganti saringan udara setiap 8.000–12.000 km.
Ban yang kurang angin membuat laju motor lebih berat. Ini sama saja seperti memaksa mesin untuk bekerja ekstra.
Solusi:
Cek tekanan ban minimal seminggu sekali. Gunakan tekanan sesuai rekomendasi pabrik.
Servis berkala penting untuk memastikan semua komponen bekerja optimal. Mengabaikannya membuat motor cepat aus dan konsumsi bensin meningkat.
Solusi:
Ikuti jadwal servis yang dianjurkan, minimal 2–3 bulan sekali.
Di Bandung, jalanan yang sering macet atau banyak tanjakan membuat bensin lebih cepat habis.
Udara dingin membuat mesin perlu waktu lebih lama untuk mencapai suhu kerja optimal.
Menggunakan BBM dengan RON di bawah rekomendasi pabrik akan membuat pembakaran kurang sempurna.
Untuk mengembalikan efisiensi BBM, lakukan langkah-langkah berikut:
Bagi yang ingin upgrade motor lama ke yang lebih irit, berikut pilihannya:
Motor Honda memang dikenal irit BBM, tapi perilaku berkendara dan perawatan yang salah bisa membuatnya boros.
Mulai dari akselerasi mendadak, lupa memanaskan mesin, sampai mengabaikan servis berkala — semuanya berpengaruh pada konsumsi bensin.
Dengan memperbaiki kebiasaan berkendara dan rutin melakukan perawatan, Anda bisa mengembalikan efisiensi BBM motor seperti baru.
(Baca juga artikel sebelumnya: Tips Servis Berkala Motor Honda agar Konsumsi BBM Tetap Irit).
Bagi pemilik motor Honda, memilih tempat servis adalah salah satu keputusan penting untuk menjaga performa motor tetap optimal. Di Indonesia, Honda memiliki jaringan bengkel resmi bernama AHASS (Astra Honda Authorized Service Station) yang dirancang khusus untuk memberikan perawatan standar pabrik... selengkapnya
Perjalanan Hidup Raka Bersama Motor Honda: Dari Mimpi Jadi Realita Di sebuah kampung kecil di daerah Cimahi, Bandung, tinggal seorang pemuda bernama Raka. Ia hidup sederhana bersama ayah dan ibunya yang bekerja sebagai tukang cukur keliling dan penjual gorengan. Sejak... selengkapnya
Gaya Baruku Bersama Honda Stylo 160 Awal Ketertarikan pada Si Stylo Namaku Dira, seorang barista yang bekerja di sebuah coffee shop kecil tapi hits di daerah Riau, Bandung. Hidupku cukup sederhana. Aku suka gaya hidup minimalis, tapi tetap ingin terlihat... selengkapnya
Belum ada komentar